"di depanmu wahai jiwa, ada masa tidur yang panjang
kelak akan berbaring di kuburan
mungkin dalam kesengsaraan atau dalam keberuntungan
maka pilihlah hari ini wahai mu'adzah
apa yang engkau pilih untuk esok.."
sungguh merinding diri saya ketika membaca sepenggal kalimat diatas, kalimat yang menandakan kezuhudan diri seorang Mu'adzah al adawiyah. seorang wanita shalehah istri dari seorang tabi'in Shilah bin Asyyam. Bila rasa kantuk menyerangnya beliau berjalan mondar - mandir sambil mengulang kalimat tersebut sampai kantuk itu hilang demi menunaikan sholat tahajud. bukan main ketauhidan jiwanya. dan bukan main malunya saya... apabila malam datang saya lebih memilih tidur lena sepanjang malam. astaqfirullah.
padahal sudah jelas, banyak sekali peringatan2 dari rasulullah maupun sahabat mengenai keutamaan tahajud. tapi masih juga tidak melekat sampai kehati. kadang rajin, kadang malas.semoga setelah ini kita bisa diberi rizki istiqomah. aminn.. seperti kata syaikhul islam ibnu taimiyah : "sesungguhnya seutama - utama karomah adalah istiqomah"
dalam surah al isra' : 79
"dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Rabb-mu mengangkat kamu ketempat yang terpuji"
semoga sekarang kita bisa memulai meneguhkan kaki kita untuk menghiasi malam demi berkhalwat kepada Sang pencipta. dan semoga seiring usaha kita tersebut kita diberikan cahaya kemudahan untuk melakukan ketaatan yang lainnya sehingga Allah mengangkat derajat kita ke tempat yang terpuji .
Aminn allahumma aminn..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar